![]() |
| Foto: Atulangu Lanang Ona |
Kelompok Dasawisma Berdikari di wilayah Waiwadan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga melalui pengelolaan usaha simpan pinjam bagi ibu-ibu PKK. Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin di rumah salah seorang warga tersebut menjadi wadah bagi para anggota untuk menabung, mengakses pinjaman, serta membangun semangat gotong royong dalam mengelola keuangan keluarga.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu dihadiri oleh para anggota Dasawisma dan ibu-ibu PKK yang selama ini aktif mengikuti kegiatan kelompok. Selain membahas administrasi simpan pinjam, para anggota juga melakukan evaluasi terhadap perkembangan dana yang telah dihimpun serta merencanakan langkah-langkah pengembangan usaha ke depan.
Ketua kelompok Dasawisma Berdikari menyampaikan bahwa kegiatan simpan pinjam ini lahir dari kebutuhan nyata masyarakat, terutama ibu rumah tangga yang sering mengalami kesulitan memperoleh akses permodalan dalam jumlah kecil untuk memenuhi kebutuhan mendesak maupun mengembangkan usaha rumah tangga.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kemandirian ekonomi keluarga. Dana yang terkumpul berasal dari anggota dan akan kembali dimanfaatkan oleh anggota. Dengan demikian, manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat," ujarnya.
Menurut para anggota, keberadaan usaha simpan pinjam ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, biaya pendidikan anak, kebutuhan kesehatan, hingga modal usaha kecil. Sistem yang dikelola secara sederhana dan transparan membuat anggota merasa lebih nyaman dibandingkan harus meminjam kepada pihak lain dengan bunga yang tinggi.
Waiwadan bagi saya adalah
Masyarakat berharap usaha simpan pinjam yang dirintis oleh Dasawisma Berdikari dapat terus berkembang dan memiliki modal yang lebih besar sehingga mampu menjangkau lebih banyak warga. Dengan semakin kuatnya lembaga keuangan berbasis masyarakat ini, warga diharapkan memiliki alternatif yang sehat untuk memperoleh bantuan keuangan.
Keberadaan kelompok simpan pinjam tersebut juga dipandang sebagai salah satu upaya untuk melindungi masyarakat dari praktik rentenir yang kerap membebani warga dengan bunga tinggi dan sistem pembayaran yang memberatkan. Tidak sedikit keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi akibat terjerat utang berbunga besar yang pada akhirnya mengganggu kesejahteraan rumah tangga.
Melalui semangat kebersamaan dan saling percaya, Dasawisma Berdikari Waiwadan bertekad menjadikan usaha simpan pinjam ini sebagai sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik, disiplin anggota, serta dukungan berbagai pihak, kelompok ini optimistis dapat tumbuh menjadi lembaga ekonomi rakyat yang kuat, membantu memenuhi kebutuhan warga, dan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Waiwadan di masa mendatang.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa pemberdayaan ekonomi dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana di tingkat lingkungan dan keluarga. Dari sebuah pertemuan di rumah warga, tumbuh harapan besar akan lahirnya kemandirian ekonomi yang mampu mengurangi ketergantungan masyarakat pada pinjaman berbunga tinggi dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.


